Materi ke-5 Matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

Materi Matrikulasi IIPbatch #2 sesi #5
📝BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR📝

Bunda dan calon bunda yang selalu semangat belajar,
Bagaimana sudah makin mantap dengan jurusan ilmu yang dipilih? kalau sudah, sekarang mari kita belajar bagaimana caranya belajar. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk lebih membumikan kurikulum yang teman-teman buat. Sehingga ketika teman-teman membuat kurikulum unik (customized curriculum) untuk anak-anak, makin bisa menerjemahkan secara setahap demi setahap karena kita sudah melakukannya. Inilah tujuan kita belajar.

Sebagaimana yang sudah kita pelajari di materi sebelumnya, bahwa semua manusia memiliki fitrah belajar sejak lahir. Tetapi mengapa sekarang ada orang  yg senang belajar dan ada yang tidak suka belajar.

Suatu pelajaran yang menurut kita berat jika dilakukan dengan senang hati maka pelajaran  yang berat itu akan terasa ringan, dan sebaliknya pelajaran yang ringan atau mudah jika dilakukan dengan terpaksa maka akan terasa berat atau sulit.

Jadi suka atau tidaknya kita pada suatu pelajaran itu bukan bergantung pada berat atau ringannya suatu pelajaran. Lebih kepada rasa.
*_Membuat BISA itu mudah, tapi membuatnya SUKA itu baru tantangan_* Continue reading

Materi ke-2 Matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #2
🙋MENJADI IBU PROFESIONAL, KEBANGGAAN KELUARGA🙋
Apa kabar bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP batch #2? Pekan ini kita akan belajar bersama

a. Apa Itu Ibu Profesional?

b. Apa itu Komunitas Ibu Profesional?

c. Bagaimana tahapan-tahapan untuk menjadi Ibu Profesional?

d. Apa saja indikator keberhasilan seorang Ibu Profesional? Continue reading

NHW Institut Ibu Profesional (IIP) Ke-3: Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Alhamdulillah sudah memasuki pekan ke-3. Saat ini materinya mengenai “Membangun Peradaban dari Dalam Rumah”. Wow, menurutku cukup sulit dibandingkan kedua NHW yang sebelumnya. Soalnya, dibutuhkan analisis, pendalaman tentang peran kita, baik di keluarga, lingkungan, istri, dan ibu. Kenapa kita ditempatkan sebagai seorang istri A, punya anak B, tinggal di lingkungan C. Butuh peresapan kalau menurut saya. Melihat sekitar, menalaah kebutuhan sekitar, dan menelaah kemampuan diri.  Ini 4 pertanyaan yang butuh lebih banyak refeksi diri 😀

👨‍👩‍👦‍👦Nikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

Continue reading

Doa untuk Diri Sendiri Ketika Sakit

Tempelkan tanganmu pada yang sakit, kemudian ucapkan Bismillah (dengan menyebut nama Allah) dibaca 3X dan

أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ 

A’udzubillahi waqudratii min syarimaa ajidu wa uhadir (Aku berlindung kepada Allah dan kepada kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang aku dapati dan yang aku khawatirkan) dibaca 7x (HR. Muslim no. 2202). Dan membaca doa:

,‏ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ ,أَذْهِبِ الْبَاسَ

وَاشْفِهِ ,وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا ‏

Allahumma rabbannaasi, adzhibilba`sa, wasy fihi, wa antasy syaafii, laa syifaa a illaa syifaa uka, syifaa an laa yughoodiru saqoman (Ya Allah, Rabb Pemelihara manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah, Engkau-lah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan hanya kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sedikit pun penyakit). (HR. Bukhari no. 5743)

Sunnah Menyambut Kelahiran Buah Hati

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Sumber:

Tertarik ingin merangkum mengenai sunnah yang dianjurkan saat menyambut kelahiran buah hati. Insya Allah lagi persiapan juga hihi (#35minggu kehamilan). So, apa saja sunnah yang diabnjurkan ketika bayi, buah hati yang dinanti lahir ke dunia ini, berikut poin-poinnya: Continue reading

Tips dan Trik Self Healing (Penyembuhan Diri Sendiri) ^^ (Patut Dicoba)

Self Healing; Penyembuhan Diri

Self Healing

Assalaamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh,

Melakukan Self Healing. Ibu kami selalu mempunyai banyak cara dalam memantau anaknya, terutama ketika kami anak-anaknya sedang merantau. Beliau sering mengirimi kami melalui email, pesan text, ataupun social media mengenai hal-hal yang baru dipelajari oleh beliau, terutama dalam mengingat Allah, kesehatan, atau motivasi diri. Salah satu bentuk yang kami rasakan, yang sangat berkesan, dan bermanfaat buat kami, salah satunya mengenai self healing ini. Self healing ini merupakan terapi yang dilakukan untuk meyakinkan diri, bahwa insya Allah tubuh kita sehat.

Terapi self healing ini, dengan pertolongan Allah bisa menyingkirkan rasa sakit, cemas, bingung, trauma, sedih, dan bisa mendukung sebuah keinginan, harapan, cita-cita.  Fungsi utamanya adalah membantu ‘menenangkan’ sel-sel tubuh, agar tubuh menghasilkan hormon kebahagiaan.  Sehingga sel-sel tubuh bisa beraktifitas normal,  karena tidak ada yang tertekan. NAMUN TIDAK BERARTI MENGABAIKAN DOA DAN USAHA.

Tumpuan kekuatan self healing ini ada pada :

  1. Pertolongan Allah.
  2. Kekuatan kata, kekuatan tindakan, kekuatan ikhlas, dan kekuatan pasrah.
  3. Butir nomor 2 terwujud dalam susunan kalimat sugesti. Kalimat ini sebaiknya  terdiri dari: 1.  Pengaduan; 2. Sejak kapan suatu hal itu dialami (yang ini option aja);  3. Sabar; 4. Syukur; 5. Bahagia karena pasrah
    Contoh :
    Ya Allah Ya Ar-Rahmaan, Ar-Rahim, saya merasa sedih  setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit (pada saat mengucapkan ini, bayangkan rasa sakitnya, kalau bisa diukur dengan skala misal skala terendah 0 dan tertinggi 10, maka rasa sakit kita itu pada skala berapa? misal 7), saya ikhlas (rasakan  kesabaran anda dalam menjalani semua ini), saya ridha (rasakan rasa syukur karena masih banyak nikmat lain yang kita terima), saya serahkan kesembuhannya kepada-Mu ya Allah (senyum bahagia karena rasa sakit itu sudah diangkat oleh Allah, sehingga sudah sembuh).
    Jadi contoh kalimatnya : Ya Allah Ya Ar Rahmaan saya merasa sedih setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit, saya ikhlas, saya ridha, saya serahkan kesembuhanNya kepadaMu.

Continue reading

Tafsir QS. Al Fatihah, Kajian Ust. Nouman Ali Khan

Al Quran Surat Al Fatihah

Al Fatihah

 

Assalammualaikum,

Tafsir Al Fatihah. Kali ini rangkuman yang dituliskan oleh ARA mengenai Tafsir QS. Al Fatihah dari kajian Ust. Nouman Ali Khan. Tentunya sebagai seorang muslim, kita sangat familiar dengan surat ini karena minimal dalam sehari kita akan membacanya 17 kali dalam setiap shalat wajib. Tentunya hafalan di luar kepala sudah pasti, namun bagaimana dengan arti dan tafsirnya? apakah kita sudah mengetahui dari apa yang kita baca sehari-hari? atau hanya sepintas keluar dari mulut tanpa tahu pengertian dari setiap ayat?
Yuk disimak lebih dalam mengenai QS. Al-Fatihah 🙂
Bisa langsung dipraktekan dalam setiap shalat 🙂

Pendahuluan

Insya Allah pada hari ini kita akan membahas surat Al-Fatihah untuk kita bisa memaknai dan lebih menghargai akan kedahsyatan surat ini 🙂

Insya Allah kita semua tahu bahwa surat yang pertama kali turun adalah Al Alaq 1-5, Iqro, namun surat itu tidak lengkap sampai ayat terakhir diturunkan dalam satu waktu. Dan surat yang pertama kali lengkap diturunkan adalah surat Al Fatihah. Dan surat ini merupakan awal dari pembukaan Al Quran, dan menjadi rukun dalam shalat kita. Dan Insya Allah pasti semua muslim hafal betul surat Al-Fatihah, mungkin ini adalah surat pertama yang kita hafal. Sebetulnya ada perbedaan pendapat mengenai awal dari surat Al Fatihah yakni Bismillah atau Alhamdulillah. Namun, pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas mengenai perbedaan pendapat ini. Pada pembahasan kali ini, dikarenakan waktu yang terbatas, kami akan membahas mulai dari Alhamdulillah. Dikarenakan pula saya pribadi lebih condong ikut ke pendapat dari Alhamdulillah karena hadits Qudsi yang berbicara tentang Al Fatihah:

 “Allah Ta’ala berfirman: Aku membagi shalat (maksudnya: Al Fatihah) menjadi dua bagian, yaitu antara diri-Ku dan hamba-Ku dua bagian dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika hamba mengucapkan ’alhamdulillahi robbil ‘alamin (segala puji hanya milik Allah)’,… (Muslim no 395)

Continue reading