NHW Institut Ibu Profesional (IIP) Ke-3: Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Alhamdulillah sudah memasuki pekan ke-3. Saat ini materinya mengenai “Membangun Peradaban dari Dalam Rumah”. Wow, menurutku cukup sulit dibandingkan kedua NHW yang sebelumnya. Soalnya, dibutuhkan analisis, pendalaman tentang peran kita, baik di keluarga, lingkungan, istri, dan ibu. Kenapa kita ditempatkan sebagai seorang istri A, punya anak B, tinggal di lingkungan C. Butuh peresapan kalau menurut saya. Melihat sekitar, menalaah kebutuhan sekitar, dan menelaah kemampuan diri.  Ini 4 pertanyaan yang butuh lebih banyak refeksi diri 😀

👨‍👩‍👦‍👦Nikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

Continue reading

Advertisements

Sunnah Menyambut Kelahiran Buah Hati

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Sumber:

Tertarik ingin merangkum mengenai sunnah yang dianjurkan saat menyambut kelahiran buah hati. Insya Allah lagi persiapan juga hihi (#35minggu kehamilan). So, apa saja sunnah yang diabnjurkan ketika bayi, buah hati yang dinanti lahir ke dunia ini, berikut poin-poinnya: Continue reading

Tips dan Trik Self Healing (Penyembuhan Diri Sendiri) ^^ (Patut Dicoba)

Self Healing; Penyembuhan Diri

Self Healing

Assalaamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh,

Melakukan Self Healing. Ibu kami selalu mempunyai banyak cara dalam memantau anaknya, terutama ketika kami anak-anaknya sedang merantau. Beliau sering mengirimi kami melalui email, pesan text, ataupun social media mengenai hal-hal yang baru dipelajari oleh beliau, terutama dalam mengingat Allah, kesehatan, atau motivasi diri. Salah satu bentuk yang kami rasakan, yang sangat berkesan, dan bermanfaat buat kami, salah satunya mengenai self healing ini. Self healing ini merupakan terapi yang dilakukan untuk meyakinkan diri, bahwa insya Allah tubuh kita sehat.

Terapi self healing ini, dengan pertolongan Allah bisa menyingkirkan rasa sakit, cemas, bingung, trauma, sedih, dan bisa mendukung sebuah keinginan, harapan, cita-cita.  Fungsi utamanya adalah membantu ‘menenangkan’ sel-sel tubuh, agar tubuh menghasilkan hormon kebahagiaan.  Sehingga sel-sel tubuh bisa beraktifitas normal,  karena tidak ada yang tertekan. NAMUN TIDAK BERARTI MENGABAIKAN DOA DAN USAHA.

Tumpuan kekuatan self healing ini ada pada :

  1. Pertolongan Allah.
  2. Kekuatan kata, kekuatan tindakan, kekuatan ikhlas, dan kekuatan pasrah.
  3. Butir nomor 2 terwujud dalam susunan kalimat sugesti. Kalimat ini sebaiknya  terdiri dari: 1.  Pengaduan; 2. Sejak kapan suatu hal itu dialami (yang ini option aja);  3. Sabar; 4. Syukur; 5. Bahagia karena pasrah
    Contoh :
    Ya Allah Ya Ar-Rahmaan, Ar-Rahim, saya merasa sedih  setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit (pada saat mengucapkan ini, bayangkan rasa sakitnya, kalau bisa diukur dengan skala misal skala terendah 0 dan tertinggi 10, maka rasa sakit kita itu pada skala berapa? misal 7), saya ikhlas (rasakan  kesabaran anda dalam menjalani semua ini), saya ridha (rasakan rasa syukur karena masih banyak nikmat lain yang kita terima), saya serahkan kesembuhannya kepada-Mu ya Allah (senyum bahagia karena rasa sakit itu sudah diangkat oleh Allah, sehingga sudah sembuh).
    Jadi contoh kalimatnya : Ya Allah Ya Ar Rahmaan saya merasa sedih setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit, saya ikhlas, saya ridha, saya serahkan kesembuhanNya kepadaMu.

Continue reading

Tafsir QS. Al Fatihah, Kajian Ust. Nouman Ali Khan

Al Quran Surat Al Fatihah

Al Fatihah

 

Assalammualaikum,

Tafsir Al Fatihah. Kali ini rangkuman yang dituliskan oleh ARA mengenai Tafsir QS. Al Fatihah dari kajian Ust. Nouman Ali Khan. Tentunya sebagai seorang muslim, kita sangat familiar dengan surat ini karena minimal dalam sehari kita akan membacanya 17 kali dalam setiap shalat wajib. Tentunya hafalan di luar kepala sudah pasti, namun bagaimana dengan arti dan tafsirnya? apakah kita sudah mengetahui dari apa yang kita baca sehari-hari? atau hanya sepintas keluar dari mulut tanpa tahu pengertian dari setiap ayat?
Yuk disimak lebih dalam mengenai QS. Al-Fatihah 🙂
Bisa langsung dipraktekan dalam setiap shalat 🙂

Pendahuluan

Insya Allah pada hari ini kita akan membahas surat Al-Fatihah untuk kita bisa memaknai dan lebih menghargai akan kedahsyatan surat ini 🙂

Insya Allah kita semua tahu bahwa surat yang pertama kali turun adalah Al Alaq 1-5, Iqro, namun surat itu tidak lengkap sampai ayat terakhir diturunkan dalam satu waktu. Dan surat yang pertama kali lengkap diturunkan adalah surat Al Fatihah. Dan surat ini merupakan awal dari pembukaan Al Quran, dan menjadi rukun dalam shalat kita. Dan Insya Allah pasti semua muslim hafal betul surat Al-Fatihah, mungkin ini adalah surat pertama yang kita hafal. Sebetulnya ada perbedaan pendapat mengenai awal dari surat Al Fatihah yakni Bismillah atau Alhamdulillah. Namun, pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas mengenai perbedaan pendapat ini. Pada pembahasan kali ini, dikarenakan waktu yang terbatas, kami akan membahas mulai dari Alhamdulillah. Dikarenakan pula saya pribadi lebih condong ikut ke pendapat dari Alhamdulillah karena hadits Qudsi yang berbicara tentang Al Fatihah:

 “Allah Ta’ala berfirman: Aku membagi shalat (maksudnya: Al Fatihah) menjadi dua bagian, yaitu antara diri-Ku dan hamba-Ku dua bagian dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika hamba mengucapkan ’alhamdulillahi robbil ‘alamin (segala puji hanya milik Allah)’,… (Muslim no 395)

Continue reading

Ciri-Ciri Orang Bertaqwa (QS. Ali Imron: 133-136), Kajian Ust. Nouman Ali Khan

Assalammualaikum, ini salah satu tulisan yang dibuat oleh ARA saat mendengarkan kajian dari Ust. Nouman Ali Khan. Tulisan yang sangat memotivasi diri untuk menjadi orang yang bertaqwa. Yup, untuk menjadi orang yang bertaqwa tentunya kita harus mengenali apa saja ciri-cirinya. Ciri-cirinya ini telah dijelaskan dalam Al-Quran. Yuk, disimak tulisannya 🙂

Pendahuluan

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. Ali Imron 130)

Sebelum memasuki ayat tentang ciri-ciri orang bertaqwa (QS. Ali Imran: 133-136), disebutkan larangan-larangan yang perlu dijauhi oleh setiap manusia. Dalam hal ini, QS. Ali Imran ayat 130 berbicara mengenai pelarangan kita meninggalkan riba dengan berlipat ganda (seperti bunga bank yang berlipat ganda). Anggaplah kita bekerja keras kemudian mendapatkan banyak sekali uang. Kmeudian, bank-bank diluar sana menawarkan agar kita menginvestasikan uang kita ke bank-bank tersebut (yang biasa kita kenal dengan deposit) agar kita mendapatkan bunga bank yang banyak tanpa harus bekerja. Allah azza wa jalla melarang kita berbuat demikian dan memberikan sebuah alternatif untuk mendapatkan keuntungan. Apa alternatif tersebut? Yaitu bertaqwa kepada Allah. Allah tidak memberikan alternatif lain dari bentuk investasi harta, namun memberikan alternatif berupa wattaqullah , bertaqwalah kepada Allah. Continue reading

Shalat Seorang Wanita Ketika Akan Melahirkan (Sumber: www.muslimah.or.id)

Assalammualaikum,

Salah satu tujuan dari blog ini mengumpulkan artikel-artikel yang penting dan menarik terkait dengan kehidupan rumah tangga kami berdua. Selain berfungsi seperti diari, semoga artikel yang terkumpul di sini juga bermanfaat buat teman-teman yang sedang membaca blog ini ^^.

Sumber: http://muslimah.or.id/fikih/shalat-seorang-wanita-ketika-akan-melahirkan.html

Fatwa Syaikh Khalid Al Musyaiqih

Soal:

Jika sudah masuk waktu shalat, sedangkan seorang wanita hamil sudah mulai pembukaan atau sudah melahirkan. Apa yang mesti ia lakukan?

Jawab:

Jika sudah masuk waktu shalat, dan ia sudah mulai pembukaan, maka ia tetap shalat sesuai dengan keadaannya*). Allah Ta’ala berfirman:

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

bertaqwalah kepada Allah semampu kalian” (QS. At Taghabun: 16)

kecuali, jika sudah keluar darah. Jika sudah keluar darah, dan memang umumnya wanita hamil yang sudah pembukaan pasti akan keluar darah terutama jika sudah mendekati waktu melahirkan, maka ketika itu sudah terhitung nifas dan gugur kewajiban shalat baginya.

Namun jika sudah masuk waktu shalat, dan ketika itu ia masih terhitung mampu melakukan shalat, misalnya waktu shalat sudah masuk beberapa menit lalu keluar darah, maka dalam kasus ini ia wajib meng-qadha shalatnya ketika ia sudah bersih dari nifasnya. Adapun jika waktu shalat datang ketika ia sudah pembukaan dan sudah keluar darah, maka tidak ada kewajiban shalat baginya.

Dalam kasus melahirkan juga sebagaimana yang kami sebutkan. Jika masuk waktu shalat sebelum keluar darah nifas, dan ia masih terhitung memungkinkan untuk shalat, lalu ia pun melahirkan, maka ia wajib meng-qadha shalatnya setelah bersih dari nifasnya. Adapun jika waktu shalat datang ketika ia sudah melahirkan dan sudah keluar darah persalinan, maka ketika itu kewaijban shalat gugur darinya.

*) maksudnya dengan cara berdiri, jika tidak memungkinan maka sambil duduk, jika tidak memungkinan maka sambil berbaring

Sumber: 

 

Continue reading

Kumpulan Link Kajian tentang Pernikahan & Rumah Tangga dari Ust. Syafiq Reza Basalamah

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ingin sebenarnya membuat catatan dari setiap kajian beliau, namun belum sempat ada waktunya. Jasi sementara, ingin dikumpulin kajian-kajian dari beliau yang bertemakan pernikahan dan rumah tangga. Selain untuk dishare, juga untuk mengingatkan kembali ketika butuh charge.

Kajiannya sungguh menambah ilmu, menarik, dan ‘menggelitik’. ‘Menggelitik’ di sini maksudnya hal-hal yang dijelaskan merupakan hal-hal yang dialami, jadi suka wow, ketawa, ngena, nge#jleb, dan langsung ingin dipraktekan.

Berikut link-link dari youtube yang saya tahu tentang kajian bertemakan pernikahan dan rumah tangga dari beliau:

  1. Judul: Engkau berhak mendapatkan nyawaku

    Durasi: 7 menit 46 detik
    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=VdhS_YPax-A
    Tentang: (sumber: deskripsi di video youtube)

    Wanita adalah sosok yang terbiasa mengedepankan perasaan dibanding logika berpikirnya. Terlebih ketika ia sedang menghadapi permasalahan dalam keluarganya. Namun, tidak semua sikap wanita dapat dianggap salah, terlebih diantara mereka ada yang sangat cerdas salam menghadapi permasalahan tersebut. Simaklah apa yang akan disampaikan oleh Al-ustadz DR. Syafiq Basalamah, MA. Hafizhahullah berikut ini tentang kisah yang menakjubkan dari seorang wanita yang cerdas ketika permasalahan dalam keluarga tengah menghampirinya yang menyebabkan suaminya pun seakan rela menyerahkan jiwanya atas pengorbanannya.
  2.  Judul: Istrimu bukan bidadari dan kamu bukan malaikat

    Durasi: 1 jam 51 menit
    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=PmIXF_NLNuE
    Tentang: (sumber: salah satu komen di video youtube)
    Seorang istri bukan bidadari yang tidak mempunyai kesalahan, seorang istri hanyalah seorang manusia, yang selalu mempunyai kesalahan dan jauh dari kesempuranaan, jika ia mempunyai kesalahan maka maafkanlah, sama seperti engkau wahai suami, kau pun bukan pula malaikat, engkau mempunyai kesalahan sama seperti diri nya..

  3. Judul: Andai aku tidak menikah dengannya

    Durasi: 2 jam 4 menit
    Link Youtube: http://youtu.be/kFzI8sQruaE?list=PLBjlYIexenxG-ZTVCfd1huTxaN4LUTcBF
    Tentang:

    Kajian yang paling menarik mengenai pernikahan. Sangat cocok buat siapapun, baik yang belum menikah ataupun sudah menikah. Insya Allah banyak ilmu yang didapat dari mendengar kajian ini. Selain dalam bentuk video, Ust. Syafiq juga telah menuliskan dalam bentuk buku.
  4. Judul: Suamiku, sudah cantikkah aku?

    Durasi: 2 jam 42 menit
    Link Youtube: http://youtu.be/L0hxJt8Q-AI?list=PLBjlYIexenxG-ZTVCfd1huTxaN4LUTcBF
    Tentang:

  5. Judul: Cintai aku wahai suamiku

    Durasi: 2 jam 18 menit
    Link Youtube: http://youtu.be/l08GVel-YM8?list=PLBjlYIexenxG-ZTVCfd1huTxaN4LUTcBF
    Tentang:

  6. Judul: Ketika bahteraku hampir karam

    Durasi: 1 jam 57 menit
    Link Youtube: http://youtu.be/yiik8h0L_TA?list=PLBjlYIexenxG-ZTVCfd1huTxaN4LUTcBF
    Tentang: (sumber: deskripsi di video youtube)

    Pernikahan merupakan sebuah simbol bersatunya dua insan manusia dalam sebuah ikatan yang suci dalam islam. Di dalamnya, tak hanya kesenangan yang dilalui, terdapat pula onak dan duri yang menghalangi. Tak jarang badai pun kerap menghampiri. Sebuah pernikahan diibaratkan sebuah bahtera yang sedang mengarungi lautan, dia dapat berlayar lancar namun tak jarang dia harus karam di tengah lautan.Bagaimanakah cara ketika sebuah pasangan suami istri mengahadapi bahteranya sudah hampir karam di tengah lautan ujian? Dan bagaimanakah cara memperbaiki bahtera tersebut?
  7. Judul: Rumahku masih ngontrak

    Durasi: 2 jam
    Link Youtube: http://youtu.be/GIRMYVsX6cw?list=PLBjlYIexenxG-ZTVCfd1huTxaN4LUTcBF
    Tentang: Titik fokus di sini mengenai keingin para keluarga, suami-istri, yang ingin memiliki rumah. Namun, apa daya, rumahnya masih ngontrak. Ust. Syafiq Basalamah menjelaskan dari sudut pandang Islam mengenai kepemilikan rumah ‘apakah wajib?’ setiap pasangan memiliki rumah pribadi. Silahkan simak kajiannya 🙂 bagaimana cara bersyukur dengan apa yang dimiliki.

  8. Judul: Buruk namun indah

    Durasi: 1 jam 25 menit
    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=RtO5ova_Lkk
    Tentang:

  9. Judul: Apakah suami, istri itu…

    Durasi: 1 jam 35 menit
    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=mryIV2AI1Pc
    Tentang:

  10. Judul: Suami yang penyayang

    Durasi: 4 menit 23 detik
    Link Youtube: http://youtu.be/-8enPh8E4Bc?list=PLoBuEb7Cp3UOIp6TLQcwnEWJnaB-fON62
    Tentang:

  11. Judul: Walimah

    Durasi: 6 menit 25 detik
    Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=6v_JmVUhXHI
    Tentang: (sumber: deskripsi di video youtube)
    Walimah atau yang lebih dikenal dengan pesta pernikahan merupakan sebuah nikmat yang Allah ta’ala berikan kepada manusia. Sangat disayangkan, sebagian walimah tersebut jauh dari bentuk syukur yang hakiki kepada Allah ta’ala. Betapa banyak rupiah yang dikeluarkan, akan tetapi tidaklah yang didapat melainkan murka Allah kepadanya dengan sebab perbuatan maksiat yang ada di dalam walimah tersebut. Apa sajakah bentuk maksiat dalam walimah tersebut yang dapat mendatangkan murka Allah ta’ala kepada kita? Simak ulasannya pada ceramah pendek (berdurasi 6.26 menit) dengan judul “WALIMAH” yang disampaikan oleh ustadz DR. Syafiq Basalamah, MA.