Posisi dan Pelekatan saat Menyusui

 

10818345_850098905033570_2638691986653742540_oArtikel ini berisi ilmu mengenai menyusui yang diambil dari facebook Aimi Depok (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia- Depok). Kenapa dimuat kembali di blog ini? Tujuannya untuk merangkum berbagai ilmu yang pernah dibaca dan untuk memudahkan kelak saat proses pencarian 🙂 . Topik yang diambil tentang posisi dan pelekatan saat menyusui. Pas banget buat calon ibu yang akan segera melahirkan. Yuk disimak!

Tweet oleh YunaYunaYuna (@yunatrisuci):

Continue reading

Tips dan Trik Self Healing (Penyembuhan Diri Sendiri) ^^ (Patut Dicoba)

Self Healing; Penyembuhan Diri

Self Healing

Assalaamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh,

Melakukan Self Healing. Ibu kami selalu mempunyai banyak cara dalam memantau anaknya, terutama ketika kami anak-anaknya sedang merantau. Beliau sering mengirimi kami melalui email, pesan text, ataupun social media mengenai hal-hal yang baru dipelajari oleh beliau, terutama dalam mengingat Allah, kesehatan, atau motivasi diri. Salah satu bentuk yang kami rasakan, yang sangat berkesan, dan bermanfaat buat kami, salah satunya mengenai self healing ini. Self healing ini merupakan terapi yang dilakukan untuk meyakinkan diri, bahwa insya Allah tubuh kita sehat.

Terapi self healing ini, dengan pertolongan Allah bisa menyingkirkan rasa sakit, cemas, bingung, trauma, sedih, dan bisa mendukung sebuah keinginan, harapan, cita-cita.  Fungsi utamanya adalah membantu ‘menenangkan’ sel-sel tubuh, agar tubuh menghasilkan hormon kebahagiaan.  Sehingga sel-sel tubuh bisa beraktifitas normal,  karena tidak ada yang tertekan. NAMUN TIDAK BERARTI MENGABAIKAN DOA DAN USAHA.

Tumpuan kekuatan self healing ini ada pada :

  1. Pertolongan Allah.
  2. Kekuatan kata, kekuatan tindakan, kekuatan ikhlas, dan kekuatan pasrah.
  3. Butir nomor 2 terwujud dalam susunan kalimat sugesti. Kalimat ini sebaiknya  terdiri dari: 1.  Pengaduan; 2. Sejak kapan suatu hal itu dialami (yang ini option aja);  3. Sabar; 4. Syukur; 5. Bahagia karena pasrah
    Contoh :
    Ya Allah Ya Ar-Rahmaan, Ar-Rahim, saya merasa sedih  setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit (pada saat mengucapkan ini, bayangkan rasa sakitnya, kalau bisa diukur dengan skala misal skala terendah 0 dan tertinggi 10, maka rasa sakit kita itu pada skala berapa? misal 7), saya ikhlas (rasakan  kesabaran anda dalam menjalani semua ini), saya ridha (rasakan rasa syukur karena masih banyak nikmat lain yang kita terima), saya serahkan kesembuhannya kepada-Mu ya Allah (senyum bahagia karena rasa sakit itu sudah diangkat oleh Allah, sehingga sudah sembuh).
    Jadi contoh kalimatnya : Ya Allah Ya Ar Rahmaan saya merasa sedih setiap bangun tidur kalau berdiri tumit saya sangat sakit, saya ikhlas, saya ridha, saya serahkan kesembuhanNya kepadaMu.

Continue reading