Buku Menikah untuk Bahagia

Memiliki pengetahuan dan skill dalam melakukan aktivitas merupakan hal yang penting. Tanpa kedua hal tersebut, bisa jadi, aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan akan menuju kegagalan atau berhasil tapi ‘kurang’.

Memasuki jenjang kehidupan setelah pernikahan (rumah tangga) juga merupakan aktivitas yang perlu diperhatikan pengetauan dan skill yang dimiliki. Tidak bisa hanya ‘let it flow’, dan seiring perjalanan belajar. Beberapa caranya yaitu dengan mengikuti seminar, belajar secara langsung dari pengalaman suami istri dan orang lain, dan belajar dari buku.

Salah satu buku yang menarik yang bisa menjadi bahan rujukan untuk menambah skill dan pengetahuan yaitu “Menikah untuk Bahagia” karangan Indra dan Nunik Noveldy. Buku ini tidak hanya untuk pasangan yang sudah menikah , akan menikah, mempersiapkan menikah, ataupun yang masih single.

Buku ini menggambarkan pengalaman yang dialami oleh penulis yang bisa diambil hikmah oleh pasangan yang lain. Tips dan trik pun disediakan dengan cara yang ngena, dan sering kali berkata “wah betul juga ya”. Pengarang merupakan relationship coach yang tentunya memberikan warna tersendiri dari buku tentang keidupan rumah tangga ini.

Dalam bukunya, mereka membagi menjadi 3 bagian. yang pertama tujuan, mindset, dan skill and knowledge. Setiap tahap dibuat runut, namun pembaca juga bisa memilih bab yang ingin dibaca terlebih dahulu sesuai yang ingin diketahui.

Terdapat sub-bab yang menarik menurut kami berdua, yaitu bagian “mengupas bawang”. Layaknya mengupas bawang, butuh tangisan. Bab ini menekankan mengenai komunikasi dan hubungannya dengan introvert dan ekstrovert. Ekstrovert merupakan seseorang yang mudah terbuka dengan orang lain, sedangkan introvert merupakan seseorang yang memiliki kepribadian tertutup dan lebih memendam apa yang dipikirkannya. Kecenderungan yang ada di antara pasangan yang ada, seorang ekstrovert akan lebih cenderung memilih seorang yang introvert sebagai pasangannya. Mungkin dikarenakan, kebutuhan saling melengkapi, si introvert tentunya akan bisa menjadi pendengar yang baik bagi si ekstrovert. Si ekstrovert pun dapat menceriakan hidup si introvert. Namun, dalam hal komunikasi, nantinya akan ditemui sebuah kendala. Di mana ekstrovert berpikir bahwa si introvert sama dengan dirinya, dapat terbuka dengan mudahnya. Padahal tidak demikian. Inilah fase mengupas bawang. Di mana perjuangan antara introvert dan ekstrovert. Masuk ke tahapan saling terbuka tidaklah mudah. Penulis pun memberikan tips dalnam mengatasi fase ini karena fase ini merupakan fase yang mempengaruhi dalam kehidupan rumah tangga. Dengan tujuan agar pasangan hidup tidak hanya sebagi istri, tetapi bisa menjadi sahabat, coach, teman, bahkan soulmate. Salah satu tipsnya yaitu saat memilih tempat bercerita pilihlah tempat yang nyaman, dan jangan dilakukan di rumah. Selain itu, sebelum masuk ke dalam inti pembicaraan yang serius, sebaiknya membuat pasangan merasa nyaman terlebih dahulu. Antara lain dengan memujinya. Pujian yang baik itu yang bersifat detail. Contohnya bandingkan2 kalimat pujian berikut ini: “Terima kasih ya sudah bantu anak-anak belajar”, dengan ini ” Terima kasih ayah, anak-anak tadi jadi semangat belajarnya. Ayah memang pinter banget bikin anak=anak ketawa”. Berbeda kan?

Selain membahas ‘mengupas bawang’, banyak lagi bahasan lain yang sangat menarik ari buku ini. Belajar pengalaman dari penulis yang tentunya terkadang mirip dengan yang dialami. Dan cara ampuh yang terakhir juga yaitu selalu mendekatkan diri kepada Allah. Allah lah yang mempertemukan kita dengan jodoh kita, jangan sampai hal itu disia-siakan dengan ‘kata perceraian’, walaupun hal itu halal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s